Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membagikan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang diduga ditahan di kapal perang AS. Foto tersebut dibagikan Trump di media sosialnya, tepatnya pada Sabtu (3/1). Namun, tidak ada informasi lebih lanjut tentang keaslian foto tersebut.
Dalam beberapa hari terakhir, situasi Venezuela semakin memanas setelah Maduro dilaporkan mengalami tekanan dari dalam dan luar negeri. Pemerintahan AS telah mengakui Juan Guaido sebagai presiden Venezuela yang sah, bukan Maduro. Guaido adalah pemimpin oposisi yang telah menyatakan dirinya sebagai presiden sementara Venezuela.
Foto yang dibagikan Trump menampilkan Maduro dengan wajah muram dan mengenakan pakaian oranye. Latar belakang foto tersebut tampaknya adalah interior kapal perang. Namun, tidak ada informasi lebih lanjut tentang lokasi pasti dan waktu foto tersebut diambil.
Pengacara Maduro, Jose Pertierra, langsung bereaksi atas foto tersebut. Ia menyatakan bahwa foto tersebut adalah palsu dan dibuat untuk mempermalukan Maduro. Pertierra juga menegaskan bahwa Maduro masih berada di Venezuela dan tidak pernah ditahan oleh AS.
Sementara itu, pemerintahan AS belum memberikan konfirmasi resmi tentang keaslian foto tersebut. Namun, foto tersebut telah memicu spekulasi di kalangan masyarakat dan pengamat politik tentang kemungkinan penangkapan Maduro oleh AS.
Kronologi konflik Venezuela bermula pada Januari 2019, ketika Maduro dilantik kembali sebagai presiden setelah pemilihan umum yang dipandang tidak adil oleh oposisi dan komunitas internasional. Guaido, yang saat itu menjabat sebagai ketua Majelis Nasional (parlemen) Venezuela, kemudian menyatakan dirinya sebagai presiden sementara dan mendapat pengakuan dari AS dan beberapa negara lainnya.
Sejak itu, Maduro terus menghadapi tekanan dari dalam dan luar negeri. Pemerintahan AS telah menerapkan sanksi ekonomi terhadap Maduro dan beberapa pejabat tinggi pemerintahannya. Sementara itu, oposisi Venezuela terus melakukan protes dan demonstrasi menuntut Maduro mundur dari jabatannya.
Dalam beberapa bulan terakhir, situasi Venezuela semakin memburuk. Kekrisis ekonomi dan kemanusiaan telah mempengaruhi jutaan warga Venezuela, yang banyak di antaranya telah mengungsi ke negara-negara tetangga.
Foto yang dibagikan Trump telah memicu spekulasi tentang kemungkinan intervensi militer AS terhadap Venezuela. Namun, pemerintahan AS belum memberikan konfirmasi resmi tentang rencana tersebut.
Sementara itu, komunitas internasional terus mendesak penyelesaian damai atas krisis Venezuela. PBB telah mengeluarkan pernyataan yang menyerukan penyelesaian konflik melalui dialog dan diplomasi.
Dalam beberapa hari terakhir, beberapa negara Amerika Latin telah mengadakan pertemuan darurat untuk membahas krisis Venezuela. Meksiko, yang telah menolak mengakui Guaido sebagai presiden Venezuela, telah menyerukan penyelesaian damai melalui dialog antara pemerintah dan oposisi.
Sementara itu, Rusia dan Tiongkok, yang merupakan sekutu Maduro, telah menyerukan penyelesaian krisis melalui dialog dan menentang intervensi asing terhadap Venezuela.
Krisis Venezuela telah memasuki tahun kedua sejak Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara. Situasi tersebut terus memburuk, dan masyarakat internasional terus mendesak penyelesaian damai atas konflik tersebut.